SK PWNU NTB – Nusa Tenggara Barat Periode 2019–2024

SK PWNU NTB – Nusa Tenggara Barat Periode 2019–2024
SK PWNU NTB – Nusa Tenggara Barat Periode 2019–2024

MEDIA IPNU – Kepengurusan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat masa khidmat 2019–2024 resmi telah menuntaskan amanahnya. Meski saat ini kepengurusan telah berganti untuk periode 2025–2030, sejumlah program dan komitmen yang dicanangkan pada periode sebelumnya dinilai masih relevan untuk menjadi pijakan gerakan organisasi ke depan.

Berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama tentang Susunan Pengurus PWNU NTB Masa Khidmat 2019–2024, kepengurusan tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. TGH. Masnun Tahir, M.Ag. sebagai Ketua Tanfidziyah. Pada periode terbaru 2025–2030, Prof. Masnun Tahir kembali dipercaya memimpin PWNU NTB.

Kepengurusan 2019–2024 resmi dilantik oleh Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Helmy Faishal Zaini, pada Sabtu, 30 Maret 2019 di Asrama Haji NTB, Mataram. Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan Pengajian Umum dan Istigasah yang dihadiri ratusan pengurus dan warga NU dari berbagai daerah di NTB.

 

DOWNLOAD: SK PWNU NTB 2019-2024

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur NTB saat itu, Zulkieflimansyah, Wakapolda NTB Irjen Pol Tajudin, Kabinda Tarwo Kusnarwo, serta sejumlah unsur Forkopimda lainnya.

Dalam sambutannya, Helmy Faishal Zaini menegaskan agar kepengurusan PWNU NTB mampu menjalankan syiar dan dakwah Islam berdasarkan paham Ahlussunah Wal Jamaah An-Nahdliyah di seluruh wilayah NTB.

“Mengawal terus Pancasila, NKRI dan tentunya selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, terutama menjawab berbagai tantangan seperti tantangan budaya, politik,” katanya usai kegiatan.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap kinerja NU Peduli NTB dalam penanganan pascagempa di sejumlah wilayah, seperti Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, dan Sumbawa. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci keberhasilan penyaluran bantuan kemanusiaan saat itu.

“Kami juga memberi apresiasi karena teman–teman NU Peduli di Lombok ini telah berhasil koordinasi dengan baik sehingga didalam penanganan pasca bencana gempa di KLU, Lobar dan Lotim juga di Sumbawa beberapa waktu yang lalu, alhamdulillah telah berhasil memberikan bantuan yang terbaik,” tambahnya.

Selain penguatan dakwah dan kemanusiaan, Helmy juga menyinggung pentingnya peningkatan layanan kesehatan. Ia berharap ke depan dapat berdiri Rumah Sakit sebagai bagian dari kontribusi nyata NU di bidang kesehatan. Sementara itu, pengembangan Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) di NTB juga diharapkan menjadi perguruan tinggi berkualitas yang memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi masyarakat.

Gubernur NTB saat itu, Zulkieflimansyah, menyampaikan bahwa NU sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan terbesar di Indonesia memiliki peran strategis dalam menjaga kondusivitas daerah, terutama menjelang Pemilu 2019.

“Mudah–mudahan dengan dekatnya pemilu kondusifitas bisa dijaga. Saya kira kalau semua kita memaknai demokrasi sebagai pesta demokrasi dan siapa pun calon presiden dan wakil presiden kita jangan sampai menodai semangat kekeluargaan serta persaudaraan kita,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWNU NTB saat itu, Masnun Tahir, menegaskan komitmen NU untuk selalu hadir dalam konteks keindonesiaan dan kemanusiaan. Ia juga menekankan pentingnya adaptasi organisasi terhadap generasi milenial.

“Jadi sangat ditekankan bagaimana NU bisa ramah dengan generasi milenial. Kemudian bagaimana NU NTB ini tetap membawa misi Islam rahmatan lil alamin,” tandasnya.

Dalam prosesi pelantikan, Sekjen PBNU juga berpesan kepada seluruh pengurus agar mengabdikan diri dengan tulus dan ikhlas.

"Sebelum saya lantik bapak sekalian, saya mohon bapak sekalian tulus dan ikhlas mengabdi di Nahdlatul Ulama," ujarnya.

Kini, memasuki 2026 dengan kepengurusan baru periode 2025–2030 yang kembali dipimpin Prof. Masnun Tahir, semangat khidmat periode 2019–2024 menjadi fondasi penting dalam memperkuat peran NU di Nusa Tenggara Barat. Konsolidasi organisasi, penguatan dakwah moderat, pelayanan pendidikan dan kesehatan, serta respons cepat terhadap persoalan sosial kemasyarakatan tetap menjadi agenda strategis yang berkelanjutan.

Baca juga:

INFO: Ikuti terus informasi berita terikini dari Media IPNU dengan follow Instagram @mediaipnu. Anda juga bisa ikut berkontribusi mengirimkan esai, opini, atau berita kegiatan IPNU IPPNU di daerah Rekan/Rekanita dengan mengirim email ke redaksimediaipnu@gmail.com atau klik di SINI.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama