Whasfi Velasufah Pastikan Rapimnas IPPNU 2026 Digelar di Lampung, Pemprov Siap Dukung
MEDIA IPNU - Ketua
Umum Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PP IPPNU) Whasfi
Velasufah menegaskan kesiapan organisasi dalam menggelar Rapat Pimpinan
Nasional (Rapimnas) IPPNU di Provinsi Lampung pada 5–7 Juni 2026, usai mendapat
dukungan langsung dari Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela.
Dukungan tersebut
diterima saat jajaran Pimpinan Pusat IPPNU melakukan audiensi di Rumah Dinas
Wakil Gubernur Lampung, Bandarlampung, Kamis (7/5/2026). Dalam pertemuan itu,
Whasfi Velasufah menyampaikan bahwa penunjukan Lampung sebagai tuan rumah bukan
tanpa alasan, melainkan karena daerah ini dinilai sebagai salah satu pusat
kaderisasi pelajar Nahdlatul Ulama di wilayah Sumatera.
“Lampung ini
menjadi salah satu barometer kaderisasi di Sumatera. Aktivitas kaderisasinya
sangat aktif dan luar biasa,” ujar Vela, sapaan akrabnya.
Vela menjelaskan
Rapimnas tahun ini tidak hanya menjadi forum konsolidasi organisasi, tetapi
juga membahas sejumlah isu strategis generasi muda, mulai dari penguatan
kaderisasi pelajar perempuan, pembinaan Rohis di sekolah, kesehatan mental
remaja, hingga isu lingkungan hidup dan konservasi.
Ia berharap
dukungan Pemerintah Provinsi Lampung dapat memperkuat pelaksanaan Rapimnas
sekaligus membuka peluang kolaborasi lebih luas antara IPPNU dan pemerintah
daerah dalam pembinaan generasi muda.
Menanggapi
pemaparan tersebut, Jihan menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Rapimnas
IPPNU di Lampung. Ia mengapresiasi penunjukan Lampung sebagai tuan rumah agenda
nasional organisasi pelajar tersebut dan menilai kegiatan ini sebagai momentum
penting penguatan kaderisasi generasi muda di daerah.
“Nanti teknisnya
disampaikan melalui PW IPPNU Lampung, kebutuhan akses dan koordinasinya apa
saja, insyaallah akan kita bantu semaksimal mungkin,” ujar Jihan.
Selain mendukung
agenda utama Rapimnas, Jihan juga menyambut baik rencana PP IPPNU menjadikan
Lampung sebagai daerah percontohan atau pilot project program pembinaan Rohani
Islam (Rohis) di SMA Negeri.
Menurutnya, kerja
sama antara organisasi pelajar dan pemerintah daerah penting untuk memperkuat
karakter generasi muda yang moderat, adaptif, dan siap menghadapi tantangan
perkembangan digital. Ia menjelaskan kewenangan pengelolaan SMA dan SMK berada
di tingkat provinsi sehingga koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi
Lampung dapat dilakukan guna mendukung pelaksanaan program tersebut.
Jihan juga
mendorong keterlibatan pelajar Rohis dan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
dalam agenda pembukaan Rapimnas agar manfaat kegiatan dapat dirasakan lebih
luas oleh pelajar di Lampung.
Tak hanya fokus
pada kaderisasi, Rapimnas IPPNU tahun ini juga mengangkat isu lingkungan hidup.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan kesiapan untuk
memfasilitasi kegiatan penanaman pohon maupun mangrove sebagai bagian dari
edukasi konservasi lingkungan bagi generasi muda.
“Kita bisa siapkan
kegiatan penanaman pohon atau mangrove yang relevan dengan program teman-teman
IPPNU,” katanya.
Di akhir pertemuan, Jihan turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan kaderisasi IPNU-IPPNU di Lampung yang dinilai aktif serta mampu menjaga dinamika organisasi pelajar tetap produktif dan kondusif.