Pelajar NU Gondokusuman Yogyakarta Goes To School: Sosialisasi Kesehatan Mental

Pelajar NU Gondokusuman Sleman Goes To School Sosialisasi Kesehatan Mental
Pelajar NU Gondokusuman Sleman Goes To School

MEDIA IPNU – Pelajar NU Gondokusuman Sleman Goes To School: Sosialisasi Kesehatan Mental. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kemantren Gondokusuman menggelar kegiatan Sosialisasi Kesehatan Mental yang merupakan salah satu rangkaian Harlah PAC IPNU IPPNU Gondokusuman ke-5 tahun, pada Rabu (28/02/2024).

Acara ini diselenggarakan di SMP Sunan Averroes, Berbah, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Pelajar NU Goes to School selain memberikan wawasan tentang tips and trick menjaga kesehatan mental, juga sebagai gerakan IPNU IPPNU Back to School yang merupakan representasi dari peremajaan usia IPNU IPPNU.

Sosialisasi Kesehatan Mental juga merupakan respon tentang kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental dikalangan remaja, serta sebagai upaya dalam menekan tinggi nya angka depresi dan bunuh diri di kalangan remaja.

IPNU IPPNU hadir di sekolah-sekolah sebagai peer edukator yang memberikan psikoedukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan mental.

Pelajar NU Gondokusuman Sleman Goes To School
Pelajar NU Gondokusuman Sleman Goes To School

Menurut Rizal, ketua pelaksana Harlah PAC IPNU IPPNU Gondokusuman, dalam sambutannya memaparkan bahwa kegiatan sosialisasi ini selain untuk mengenalkan organisasi IPNU IPPNU di Sekolah juga sebagai upaya memupuk kesadaran remaja akan pentingnya menjaga kesehatan mental.

“Anak-anak zaman sekarang harus dibekali tentang pengetahuan kontrol diri, agar segala bentuk menyakiti diri, merokok, minum minuman keras, atau hal-hal negatif lainnya tidak dijadikan trend dan alibi untuk menghilangkan stress,” ungkap Rizal.

Khaerullah, S.Kom. mewakili pihak Sekolah SMP Sunan Averreos dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada IPNU IPPNU Gondokusuman, yang telah hadir di sekolah-sekolah, dan berharap program ini dapat berkelanjutan.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran teman-teman dari PAC IPNU IPPNU Gondokusuman, sharing tentang kesehatan mental yang penting sekali untuk kalangan remaja, sebagai upaya untuk mengurangi depresi di kalangan remaja dan juga sebagai mengisi waktu luang anak-anak karena dewan guru sedang ada kegiatan, saya lebih suka di isi dengan kegiatan seperti ini, ketimbang memberikan tugas,ungkapnya.

Pelajar NU Gondokusuman Sleman Goes To School
Pelajar NU Gondokusuman Sleman Goes To School

Materi kesehatan mental disampaikan oleh Adelia Kusuma Putri dan Antin Rista Yuliani, saling melengkapi penjelasan tentang kesehatan mental, mulai dari kesehatan mental secara definitif, sampai dengan cara menjaga kesehatan mental.

 Apakah pura-pura bahagia merupakan salah satu indikasi menurunnya kesehatan mental, Faris, salah satu peserta sosialisasi, melontarkan pertanyaan.

Kemudian dijawab secara ringkas oleh Adelia Kusuma Putri, bahwa pura-pura bahagia menunjukkan ketidakbahagiaan. “Kenapa harus pura-pura bahagia kalau kita bisa bahagia beneran”.

“Ada banyak hal yang bisa dilakukan untuk mencapai kebahagiaan dan menjaga kestabilan kesehatan mental, yang suka jalan-jalan, bisa jalan-jalan, atau nonton, jajan, dan lain sebagainya,ungkap Adel.

Pelajar NU Gondokusuman Sleman Goes To School
Pelajar NU Gondokusuman Sleman Goes To School

Antin, menutup pembahasan dengan upaya untuk mengontrol diri, dan memanajemen diri dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam, melalui mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Korelasi nilai keislaman dengan kesehatan mental erat kaitannya , karena salah satu puncak ketenangan jiwa adalah merasa damai, dan tenang, yang bisa diperoleh melalui beribadah, dan berdzikir.

Isu kesehatan mental juga menjadi isu yang terus berkembang seiring berkembangnya zaman, dan mendapatkan perhatian khusus dari berbagai kalangan. Karena banyak ahli mengungkapkan bahwa kesehatan mental erat kaitannya dengan kesehatan fisik, jiwa yang sehat adalah jiwa yang stabil secara mental, dan sehat secara fisik.

Pihak sekolah berharap dengan adanya kegiatan ini anak-anak dapat lebih aware akan pentingnya menjaga kesehatan mental, dan berharap kegiatan sosialisasi ini dapat berkelanjutan dan tetap diadakan dikemudian hari.

Kontributor: Nina Rojanah

Baca juga: www.maarif-nu.or.id

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama