M Husein Al Kahfi dan Anni Fatuzulcha, Mandataris Konfercab IPNU IPPNU Jombang 2026

M Husein Al Kahfi dan Anni Fatuzulcha, Mandataris Konfercab IPNU IPPNU Jombang 2026
M Husein Al Kahfi dan Anni Fatuzulcha, Mandataris Konfercab IPNU IPPNU Jombang 2026

MEDIA IPNU - M Husein Al Kahfi dan Anni Fatuzulcha ditetapkan sebagai Ketua Terpilih Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Jombang Periode 2026–2028.

Keduanya secara resmi ditetapkan sebagai Mandataris Konferensi Cabang (Konfercab) IPNU IPPNU Kabupaten Jombang pada Senin pagi (16/02/2026). Konfercab tersebut berlangsung di Aula SMA Darul Ulum 2 Unggulan BPPT Jombang, Jawa Timur.

Proses pemilihan Ketua IPNU berlangsung cukup dinamis. Persaingan antara Husein dan M. Agung Puliono tidak mencapai kesepakatan aklamasi, sehingga dilanjutkan melalui pemungutan suara.

Dari total 254 suara, Husein meraih 160 suara sah, sementara Agung memperoleh 90 suara. Terdapat tiga suara tidak sah dalam pemilihan tersebut.

Sementara itu, pada pemilihan Ketua IPPNU, Fafa memperoleh 137 suara sah dan mengungguli Rahma yang meraih 105 suara. Dari total 248 suara, terdapat enam suara tidak sah.

Visi Inklusif dan Berdaya

Ketua terpilih PC IPNU Jombang, Husein, mengusung grand design bertajuk Inklusif–Kolaboratif–Berdaya.

“Terwujudnya organisasi cabang yang inklusif, kolaboratif, dan berdaya melalui penguatan kaderisasi, tata kelola, serta program kerja yang terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan lima fokus utama kepemimpinannya, yakni membangun organisasi yang inklusif dengan memberi ruang setara bagi seluruh kader; memperkuat kaderisasi terstruktur melalui pembinaan dan pelatihan berjenjang; mendorong budaya kolaboratif antarbidang dan antar-PAC; mengelola sumber daya secara efektif; serta meningkatkan tata kelola organisasi yang profesional dan akuntabel.

“Kita ingin IPNU menjadi rumah besar yang nyaman, tempat kader belajar, berproses, dan berkontribusi nyata untuk pelajar dan masyarakat,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh kader bersatu pascapemilihan. “Kontestasi sudah selesai. Saatnya kolaborasi. Mari kita kuatkan barisan untuk IPNU Jombang yang lebih progresif dan berdampak,” tandasnya.

IPPNU BERMAKNA

Sementara itu, Fafa mengusung tagline IPPNU BERMAKNA (Berdaya, Mandiri, dan Berguna) sebagai arah kepemimpinannya.

Ia menekankan pentingnya IPPNU yang adaptif melalui regenerasi strategis dan akselerasi kader dalam aksi nyata guna meningkatkan kompetensi serta kemandirian organisasi. Empat program prioritas yang dicanangkan meliputi optimalisasi aset strategis organisasi; revitalisasi kaderisasi berbasis kompetensi yang tetap berlandaskan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah; digitalisasi serta integrasi data kader secara terpusat dan transparan; serta penguatan sinergi lintas sektor dengan pihak profesional, pemerintah, dan komunitas kreatif.

“IPPNU harus hadir dengan karya nyata, menjadi ruang aman sekaligus ruang tumbuh bagi kader putri untuk berkembang dan berdaya,” ujarnya.

Ia berharap seluruh kader menjaga soliditas dan semangat kebersamaan dalam mengemban amanah. “Hujan pagi ini menjadi simbol perjuangan. Semoga kepengurusan baru membawa keberkahan dan kemajuan untuk IPPNU Jombang,” tutupnya.

Konfercab kali ini tidak hanya menjadi momentum pergantian kepemimpinan, tetapi juga penegasan arah baru IPNU–IPPNU Jombang dalam memperkuat kaderisasi dan kolaborasi di tengah tantangan zaman.

Kontributor: Kevin Nizar

Baca juga:

INFO: Ikuti terus informasi berita terikini dari Media IPNU dengan follow Instagram @mediaipnu. Anda juga bisa ikut berkontribusi mengirimkan esai, opini, atau berita kegiatan IPNU IPPNU di daerah Rekan/Rekanita dengan mengirim email ke redaksimediaipnu@gmail.com atau klik di SINI.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama