eCampus Universitas Pelita Bangsa, Hanya 800k Bisa Kuliah di Kampus Megah

eCampus Universitas Pelita Bangsa, Hanya 800k Bisa Kuliah di Kampus Megah
Foto: freepik.com

MEDIA IPNU - eCampus Universitas Pelita Bangsa - Sejarah Pendek Universitas Pelita Bangsa (UPB) ialah akademi besar baru dari hasil pergantian wujud dari penggabungan antara Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) dan Sekolah Tinggi Teknik (STT) disahkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No: 664/ KPTI/ I/ 2019 bertepatan pada tanggal 2 Agustus 2019.

Kampus ini mematok pendaftaran hanya  Rp. 800rb. Bagi para Pelajar SMA sederajat yang ngin tahu lebih banyak mengenai informasi pendaftaran UPB tahun ajaran 2022/2023? Klik link di akhir tulisan ini.

UPB berdiri pada hamparan lahan seluas 11. 603 m2 yang beralamatkan di Jalur Inpeksi Kalimalang Tegal Danas Arah DELTAMAS, Cikarang Pusat– Kabupaten Bekasi. Kampus ini terletak di tengah- tengah Pusat Segitiga Emas LIPPO Cikarang/ Meikarta, Jababeka, Delta Mas yang dikelilingi oleh Kawasan Industri terbanyak di Asia Tenggara.

Baca juga: Virtual Schooling dan Dampaknya pada Dinamika Keluarga

Cita- Cita Pendiri

Universitas Pelita Bangsa berdiri selaku bentuk impian dari pendiri Yayasan Pelita Bangsa, ialah Ir. Mardiyana, MM. yang berasal dari Klaten serta dari keluarga yang simpel.

Dengan pengalaman dia dikala menempuh pembelajaran di Universitas Gajah Mada hingga dia bermimpi supaya penduduk Kota serta Kabupaten Bekasi dapat menikmati pembelajaran minimun hingga jenjang sarjana, walaupun berasal dari keluarga yang simpel.

Ir. Moh. Mardiyana, MM. menikah dengan Dra. Koes Indrati Prasetyorini., MM pada tahun 1991. Pada dikala itu dia memimpikan warga madani lewat pembelajaran setara S1 yang bisa dinikmati oleh warga luas.

Dia pula memiliki motto MEGAH yang dipakai selaku motto Universitas Pelita Bangsa. Iktikad dari MEGAH merupakan Meter: Moral besar, E: Entrepreneur, G: Gigih dalam berkarya, dan A: Ahli di bidangnya, serta H: Harapan bangsa.

Lambang UPB berbentuk gedung bertuliskan MEGAH bercorak biru dengan obor merah yang menyala ditopang oleh novel dilingkupibola dunia yang dikelilingi oleh tulisan Universitas Pelita Bangsa.

Tulisan Universitas Pelita Bangsa, mempunyai makna Universitas yang berkeinginan buat ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dengan menyelenggarakan pembelajaran besar yang diharapkan jadi pencerah bangsa lewat ilmu pengetahuan serta teknologi serta seni

Ilustrasi Obor, mempunyai makna jadi pelita/ sumber pencerah, kedamaian serta kesegaran dalam warga ilmiah.

Ilustrasi Bola Dunia, mempunyai makna mewujudkan pembelajaran serta pengajaran yang bermutu, bisa diakses oleh warga luas serta sanggup bersaing secara global.

Ilustrasi Buku, mempunyai makna mewujudkan calon penerus bangsa yang pintar dengan pelaksanaan keilmuan yang menunjang penerapan Tridharma Akademi Besar.

Gedung bertuliskan“ MEGAH”, ialah motto Universitas Pelita Bangsa buat menghasilkan lulusan yang bermoral besar, berjiwa entrepreneur, gigih, mempunyai kompetensi intelektual, serta jadi harapan bangsa. 

Baca juga: The Effect of Online Learning pada Perkembangan Anak

Universitas Pelita Bangsa memiliki lambang bundaran yang memunculkan komitmen Universitas Pelita Bangsa pada keunggulan

Universitas Pelita Bangsa Bekasi ialah kepunyaan warga yang menolong calon mahasiswa baru di dalam perihal membayar dana/ bayaran pendidikannya, ialah dgn berikan dorongan sarana utk memperingan beban dana/ bayaran pembelajaran tanpa bunga dan tidak mengenakan agunan.

Perihal tersebut ialah wujud Komitmen Sosial Pelita Bangsa Bekasi selaku Lembaga Pembelajaran Besar terakreditasi serta yang diunggulkan yang terus menerus mengutamakan mutu pembelajaran tingginya. Dng demikian, bayaran kuliah di Universitas Pelita Bangsa Bekasi dapat dicicil sebagaimana kekuatan keuangan mahasiswa/ i

Tidak hanya itu pula berikan beasiswa kepada yang sesungguhnya kurang sanggup secara keuangan. eCampus Universitas Pelita Bangsa tentang informasi Pendaftaran Mahasiswa Baru, klik di SINI.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama